Breaking News

Tulis & Tekan Enter

images

Bimtek SIMDA Perencanaan/SIMDA SAKIP di Bandung

Pemkab Paser Hadiri Bimtek SIMDA Perencanaan/SIMDA SAKIP

BPKP menyelenggarakan pembinaan implementasi dan bimbingan teknis yang lebih mendalam kepada Perwakilan BPKP dan pemda yang telah berkomitmen menggunakan aplikasi SIMDA Perencanaan terintegrasi dengan SIMDA SAKIP, serta melakukan sosialisasi SIMDA Perencanaan & SAKIP kepada pemda pengguna aplikasi SIMDA Keuangan yang berlangsung pada tanggal 4-8 November 2019 di Hotel Golden Flower Bandung.

Pemerintah Kabupaten Paser sebagai salah satu Pemerintah daerah yang berkomitmen menggunakan aplikasi SIMDA Perencanaan terintegrasi dengan SIMDA SAKIP turut hadir dalam acara dimaksud  yang diwakili oleh sejumlah pejabat di Bappeda, BPKAD dan Bagian Organisasi.

Acara dibuka oleh Direktur Pengawasan Tata Kelola Pemerintah Daerah BPKP,  Dikdik Sadikin. Dalam sambutannya Dikdik menyatakan bahwa salah satu tujuan kegiatan ini adalah memantau serta mengidentifikasi kendala dan hambatan implementasi  Aplikasi SIMDA perencanaan/SAKIP pada Pemerintah Daerah. 

Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan pada Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kementerian APN-RB Ronald Andrea Annas, Ak. 

Dalam pemaparannya Ronald menyatakan bahwa, hasil evaluasi SAKIP 2018,  hanya 48% pemkab/pemkot yang berhasil mencapai predikat B dan A.  Nilai AKIP tersebut mengidentifikasi bahwa masih banyak pemerintah daerah belum mampu menyelaraskan perencanaan dan penganggaran, menyesuaikan apa yang dilaksanakan dan dianggarkan serta melaporkan capaian kinerja selaras dengan apa yang telah dilaksanakan dan direncanakan sebelumnya.

Oleh karena itu, perbaikan manajemen kinerja perlu dilakukan dalam rangka efisiensi anggaran agar terjamin bahwa penggunaan anggaran fokus dan tepat sasaran. Pemda harus mengkonversi anggaran untuk menghasilkan kinerja, salah satu diantaranya adalah penggunaan sistem informasi berupa SIMDA. 

Namun demikian yang tak kalah pentingnya adalah bahwa penggunaan sistem informasi ini diharapkan tidak hanya mengintegrasikan tetapi juga mampu mengendalikan resiko terjadinya inefesiensi anggaran.

 


TAG

Tinggalkan Komentar